Matthew Boggs merasa jenuh dan bosan berbicara tentang pernikahan karena perceraian orang tuanya, namun bertanya2 mengapa kakek neneknya bisa tetap sangat saling mencintai bahkan setelah 63 thn menikah. Akhirnya Matthew dan temannya Jason Miller melakukan perjalanan lebih dari 19.000 km keliling US untuk melakukan survey dan wawancara kepada pasangan yg sudah menikah lebih dari 40 thn dan mereka sebut sebagai ”Married Master“. Mereka namakan proyek tsb “project everlasting“. Dan inilah 7 Rahasia dalam mempertahankan pernikahan:
1. Perceraian bukanlah pilihan, no exit door in their married. Jadi apapun masalahnya, mereka harus menemukan solusi di dalam. Mereka mempertahankan komitmen terhadap pasangan hidupnya.
2. Tdk ada pernikahan yg sempurna, yg ada adalah moment2 atau saat2 sempurna. Perlu kerja keras dan saling menerima untuk membuat pernikahan berhasil.
3. Mereka selalu membuka saluran untuk berkomunikasi sesering mungkin, saling terbuka dan menghormati pendapat masing2. Pasangan kita tidak selalu tahu apa yg kita mau.
4. Jangan pernah berhenti berkencan dengan pasangan. Nikmati quality time berdua (tanpa hp, tanpa kerjaan, bahkan tanpa anak2). Komitmen kita terutama adalah pada pasangan bukan pada anak2.
5. Cinta dieja sebagai “memberi”. Mereka senang memberi, tingkat mementingkan diri sendiri yg sangat rendah. The great part is that the “me” gets everything it needs when it puts the “we” first.
6. Mereka mengerti bahwa hidup ini singkat. Kematian adalah pasti, jadi mereka mau merayakan dan menikmati kebersamaan selagi pasangannya masih hidup.
7. Mereka menaruh rasa hormat senantiasa. We can not love without respect. Hormatilah pernikahan.
Belajarlah dari mereka yg sudah terbukti berhasil mengarungi bahtera pernikahan mereka.
Suatu malam, terjadilah badai yang sangat dasyat,hujan, angin kencang menghantam daerah tersebut.
Keesokan harinya, seorang anak muda dengan rasa sedih pergi untuk melihat kerusakan rumahnya.
Hujan es telah menghancurkan kebun rumahnya sehingga rata dengan tanah.
Sebagian rumahnya tidak beratap lagi. Kandang ayamnya hilang terbawa angin, dan banyak ayam mati dimana-mana.
Tiba-tiba ia mendengar suara ribut dari tumpukan kayu sisa kandang ayam.
Keluar seekor ayam jantan yang kemudian memanjat ke atas reruntuhan.
Ayam itu tidak berhenti memanjat hingga puncak papan tertinggi. Ayam jantan itu basah kuyup dan sebagian bulunya telah tercabut.
Tapi saat matahari muncul, ia mengepak-ngepakkan sayap-sayapnya yang kurus dan berkokok seperti biasa.
Mengapa ayam jantan yang telah babak belur itu tetap berkokok ?
Karen sifat alaminya adalah berkokok..
Sama dengan manusia, sifat alaminya yaitu ketika jatuh, ia akan langsung bangkit dan berjalan lagi.
Pernahkan anda melihat orang yang jatuh dijalanan lalu berkeras untuk diam saja dan tak mau berusaha bangun lagi ?
Saat diterpa badai, kita merasa dunia seketika runtuh, kita merasa tidak sanggup menjalani hidup ini lagi ?
Tapi selama kita masih bernapas, kita mempunyai harapan untuk mengubah segala sesuatunya.
Krn sifat alami kita (manusia) adalah untuk selalu BANGKIT meskipun badai menerpa…
source: Inspirasi
12 kata “Jangan menunggu” yg perlu dihindari:
1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.
2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan…
5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tâÞi pahamilah orang itu, maka orang itu akan paham dengan kamu.
6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.
8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai,maka kamu akan dicintai.
9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.
10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah,maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.
Saya pergi ke sebuah klinik untuk check-up kesehatan rohani.
Pertama kali datang, saya diukur tensi, ternyata saya memiliki “kelembutan hati yang rendah”.
Ketika temperatur saya diukur, termometer menunjukkan derajat “kegelisahan hampir 40 derajat Celcius”.
Ketika pemeriksaan jantung, saluran arteri tersumbat oleh berbagai ”kekecewaan, kesedihan, kemarahan dan dendam,” sehingga memerlukan “bypass”.
Ketika saya ke Orthopedic , kelihatanlah tulang-tulang mulai keropos oleh “rasa cemburu & iri”.
Ketika memeriksakan mata yang mulai terganggu, diketahui penyebabnya adalah karena saya sering “melihat kekurangan-kekurangan” orang di sekitar saya, sehingga kemampuan mata untuk melihat hal-hal yang indah & baik mulai tertutup.
Ketika mengeluhkan pendengaran saya, terapis menyarankan untuk mulai “latihan mendengar suara-suara Tuhan & sesama” setiap hari untuk lebih mensensitifkan pendengaran.
Setelah menjalani semua check-up itu saya mendapat konsultasi dan obat gratis atas kemurahan Tuhan untuk mengobati semua penyakit saya tersebut.
Obat yg diberikan adalah obat alami yang ditulis di atas resep sbb:
- Setiap pagi minum segelas RASA SYUKUR atas segala yang saya miliki
- Setiap siang minum sesendok. PIKIRAN POSITIF & PENGAMPUNAN
- Setiap jam minum 1 buah pil KESABARAN, secangkir KERENDAHAN HATI & satu mangkuk KASIH
- Setiap pulang ke rumah sore hari minum satu dosis CINTA
- Setiap malam sebelum tidur minum kaplet SUARA HATI yg jernih, 1 pil anti KESEDIHAN & KEPUTUSASAAN karena peristiwa-peristiwa yang saya alami hari ini
- Tidur berselimutkan DOA & PENGHARAPAN
Setiap hari saya akan mencoba meminum resep yg diberikan sampai saya benar-benar sehat rohani.
Pada suatu hari seorang wanita sedang membimbing keponakannya belajar.Tapi tidak seperti biasanya, kali ini keponakannya tidak bisa berkonsentrasi. Ternyata salah satu kelerengnya hilang. Tiba – tiba anak itu berkata, “Bi, bolehkah aku berlutut dan meminta Allah untuk menemukan kelerengku ?” Ketika bibinya mengizinkan, anak itu lalu berlutut di dekat kursinya, menutup matanya dan berdoa dengan sungguh – sungguh. Selesai berdoa dia bangkit berdiri dan melanjutkan pelajarannya.
Keesokan harinya, bibinya yang takut doa keponakannya tidak terjawab, dan dengan demikian akan melemahkan imannya, dengan khawatir bertanya, “Sayang, apakah engkau sudah menemukan kelerengmu ?”
“Tidak, Bi” Jawab anak itu, “tetapi Allah telah membuatku tidak menginginkan kelereng itu lagi.”
Alangkah indahnya iman anak itu. Allah memang tidak selalu menjawab doa kita menurut kehendak kita, tetapi jika kita tulus berdoa, Dia akan mengambil keinginan kita yang bertentangan dengan kehendak-Nya. Maju terus dalam Tuhan, Tuhan Yesus memberkati saudara dan seisi rumah, Amin.
source: Renungan