Rasa Bersalah Para Penjahat

Sebelum saya tertimpa tugas terhormat yang membebani sebagai kepala wihara, dulunya saya sering mengunjungi penjara-penjara di perth. Saya menyimpan baik-baik catatan mengenai tugas pelayanan di penjara ini karena bisa saya pakai sebagai kredit prestasi seandainya saya sendiri sampai harus di penjara!.

Pada kunjungan perdana saya ke sebuah penjara besar di Perth, Saya terkejut dan terkesan akan banyaknya narapidana yang menghadiri ceramah mengenai meditasi yang saya bawakan. Ruangan pertemuan penuh sesak. Sekitar sembilan puluh lima persen dari populasi penjara hadir untuk belajar meditasi. Makin lama saya berbicara, rupanya makin gelisalah para pendengar saya. Baru sepuluh menit berlalu, seorang narapidana, salah satu penjahat paling kondang di penjara itu mengangkat tangannya untuk bertanya. Saya mempersilakannya.

“Apa betul, tanyanya, dengan meditasi kita bisa terbang?”

Sekarang saya tahu mengapa ada begitu banyak narapidana datang ke ceramah saya. Rupanya mereka semua berencana belajar bermeditasi suapaya bisa terbang melewati tembok penjara!

Saya bilang kepada mereka bahwa hal itu tidaklah mustahil, namun itu hanya untuk mediator yang berbakat istimewa saja, dan itu pun setelah bertahun-tahun latihan. Pada kesempatan berikutnya saya datang lagi untuk mengajar di penjara itu lagi, hanya ada empat orang narapidana yang masih setia mengikuti ceramah saya.

Setelah beberapa tahun mengajar di penjara, saya jadi mengenal beberapa penjahat yang akrab. Salah satu hal yang saya temukan adalah bahwa setiap penjahat merasa bersalah terhadap apa yang telah mereka lakukan. Mereka merasakannya siang dan malam, dalam lubk hati yang terdalam. Mereka hanya memberitahukan hal ini kepada teman dekat saja. Di depan publik, mereka menampilkan wajah yang sangar khas penjahat. Tetapi bila mereka bisa mempercayai anda, ketika mereka menganggap anda sebagai pembimbing spiritual mereka, meskipun untuk sejenak saja, mereka akan membuka diri dan mengungkapkan rasa bersalah yang memedihkan. Saya sering membantu mereka melalui cerita mengenaik anak-anak kelas B.

Cerita mengenai anak-anak kelas B dapat di baca dengan klik di sini.