Karier

Yang Harus Diperhatikan Saat Mendisain Kantor di Rumah

Bisnis rintisan atau bisnis level kecil umumnya memakai rumah sebagai lokasi berbisnisnya. Menciptakan situasi kantor yang nyaman di rumah bukan perkara mudah. Di dalam ruang yang disebut kantor itu, pelaku usaha wajib fokus bekerja mencari pendapatan tanpa harus terganggu oleh urusan-urusan rumah tangga. Bagi Anda yang baru mau merintis bisnis rumahan dan berminat mendesain sebuah ruang khusus untuk dijadikan kantor, perhatikan beberapa hal penting berikut:

1.  Teknologi. Pastikan Anda mempunyai perangkat teknologi yang mendukung kelangsungan bisnis. Internet dengan koneksi tinggi wajib dimiliki terutama bagi Anda yang mengelola bisnis online. Fasilitas internet wireless memberi keuntungan terhadap ruang kerja yang tak terlampau besar sebab bisa menghasilkan kesan rapi tanpa harus dihiasi dengan untaian kabel.

2.  Kursi. Agar terasa nyaman bekerja sepanjang hari atau berjam-jam lamanya. Anda membutuhkan kursi yang tak hanya sekedar memberi kenyamanan bagi punggung namun juga kesehatan. Hindari memakai kursi makan dan kursi tanpa sandaran.

3.  Laptop atau PC. Keputusan untuk menggunakan laptop atau PC berada di tangan Anda sepenuhnya. Laptop maupun PC mempunyai keunggulan serta kelemahannya masing-masing. Laptop, praktis dan bisa dibawa kemana-mana tapi harganya mahal. Sedangkan PC cenderung berharga murah namun tak portable. Titik keunggulan laptop adalah pekerjaan Anda bisa diselesaikan di manapun.

4.  Telepon, fax, scanner, printer. Apapun bentuk serta bidang bisnis yang Anda geluti, perangkat elektronik pendukung seperti telepon, fax, scanner dan printer wajib ada. Walau perjanjian bisnis atau dokumen penting lainnya bisa dikirim melalui surat elektornik tapi ada mesin fax harus tetap ada di kantor Anda. Perusahaan besarpun tetap membutuhkan kehadiran mesin fax, begitu pula dengan bisnis yang Anda lakoni.

5.  Meja. Seperti halnya kursi, meja merupakan elemen penting dari sebuah kantor dan disarankan Anda memiliki meja yang cukup besar untuk mengakomodasi beragam dokumen dan kertas-kertas berharga lainnya agar tetap terlihat rapi serta terorganisir.

6.  Alat tulis kantor. Jangan lupa untuk menyediakan alat tulis kantor yang selain peralatan menulis juga terdapat staplespaper clip, gunting, lem, cutter dan lainnya.

7.  Membuat aturan kerja. Bekerja di rumah menyimpan keuntungan tersendiri tapi terkadang kehidupan personal bisa mengganggu kinerja. Untuk membedakannya, buatlah aturan kerja yang harus dijalani se-profesional mungkin selayaknya bekerja di perusahaan besar. Seperti misalnya bangun pagi, menyiapkan diri dan “berangkat” kerja. Jika ruang kantor di rumah mempunyai pintu, pasanglah tanda “sedang tak ingin diganggu” selama beberapa jam.

8.  Tipe pendiam. Jika Anda adalah sosok pendiam yang menyukai situasi tenang dan bebas suara gaduh, pasanglah headphone bila tiba-tiba anak Anda menciptakan kegaduhan saat sedang bermain di ruang sebelah.

9.  Tempat penyimpan yang memadai. Laci, rak, lemari cabinet atau tempat penyimpanan lain juga wajib ada di ruangan kantor Anda agar tercipta suasana yang rapi, nyaman serta teroganisir.

10.  Mempercantik perabot kantor. Bila Anda memiliki budget lebih dalam mendesain kantor, tak ada salahnya untuk membeli perabotan yang terlihat eksklusif. Tapi eksklusif di sini tak melulu harus mahal, Anda bisa mendapat aneka macam perabot berharga murah dari vendor yang menawarkan diskon, cuci gudang, barang bekas atau promosi lainya.

11.  Menentukan ruang. Kantor Anda walau berada di rumah tetaplah kantor yaitu ruang pribadi Anda. Karenanya, pilihlah sebuah ruang khusus agar Anda bisa bekerja dengan leluasa. Bila rumah Anda tak terlalu besar, ciptakan ruang buatan semisal di pojok ruang keluarga. Pisahkan dengan tembok atau partisi dan pintu agar Anda memiliki privasi dalam bekerja.

12.  Inspiratif. Manfaatkan cahaya natural yang berasal dari sinar matahari dan beri sedikit sentuhan inspiratif dengan menambahkan hiasan-hiasan dinding inspiratif seperti foto sosok entrepreneur yang Anda kagumi atau pigura kata-kata motivasional dari tokoh ternama.

Apapun yang Anda lakukan dalam mendesain kantor di rumah lakukanlah dengan cara semenyenangkan mungkin agar bisa memberi efek nyaman untuk bekerja. Selamat mencoba

5 Alasan Klasik Untuk Resign

Resign atau mengundurkan diri dari suatu perusahaan bukanlah hal yang aneh. Apalagi di jaman serba kompetisi seperti sekarang ini. Dimana kesempatan mencari tantangan yang lebih besar terpampang jelas didepan mata.

Resign adalah hak karyawan. Berikut ini ada beberapa alasan klasik yang sering diajukan saat resign sbb :

  1. Tidak ada kesesuaian antara gaji dengan beban kerja. Bekerja dengan gaji yang tidak sesuai memang menimbulkan rasa tidak nyaman. Soalnya jujur aja deh pasti salah satu motivasi anda bekerja adalah gaji kan? Makanya banyak karyawan yang resign dari pekerjaannya karena masalah ini. Terutama jika sudah menemukan pekerjaan lain dengan gaji yang lebih sesuai.
  2. Tidak sesuai dengan minat dan bakat. Kesesuaian pekerjaan dengan minat dan bakat memang sangat mempengaruhi tingkat ‘kebetahan’ anda dalam bekerja. Sebagian karyawan langsung menyatakan pengunduran diri begitu sadar bahwa pekerjaannya tidak sesuai dengan minat dan bakatnya.
  3. Tidak ada peningkatan karir. Karyawan yang career oriented biasanya memilih memutuskan hubungan kerja jika ternyata pekerjaannya tidak menjanjikan prospek karir yang jelas. Lain hal dengan karyawan yang motivasinya bukan karir, biasanya memilih untuk tetap bertahan.
  4. Tidak ada kecocokan dengan Boss. Kecocokan karyawan dan pimpinan juga merupakan hal penting untuk membuat anda ‘enjoy’ dengan pekerjaan. Bayangkan jika anda bekerja di bawah perintah bos yang otoriter dan selalu menyalahkan anak buahnya. Pasti anda merasa tersiksa kan? Makanya nggak heran kalau banyak juga kasus ‘resign’ karena masalah bos dan anak buah.
  5. Tidak mendapat pengakuan. Umumnya, karyawan akan merasa bangga bila pekerjaannya diakui oleh bos atau rekan-rekan. Pengakuan ini bisa dalam bentuk ‘reward’ atau penghargaan seperti pujian, pemberian bonus, kenaikan gaji, kenaikan jabatan, dan lain-lain. Tapi jika pengakuan ini tidak pernah anda rasakan, anda merasa sia-sia saja pekerjaan anda selama ini. Ini juga merupakan salah satu alasan kenapa karyawan memilih ‘resign’.
source: http://bundabekerja.blogspot.com

d’BC Network

Pertama kali gabung dBCN dengan bisnis oriflame-nya, asli hanya karena pengin punya website. Dan waktu itu gabungnya hanya Rp. 9.900 (pas promo). Betul2 ngga rugi.
Dasar ngga bakat dagang, saya berhasil WP1 karena nodong teman. WP2, WP3 lepas. Apalagi BC, engga-engga bangets :-(
Tapi ada milis yg membuat saya tetap terjaga. Pula ada Yenny teman seangkatan, yang betul-betul jadi kompor :-) . Waktu Yenny pecah telur 3%, 6%, saya masih santai. Tapi waktu Yenny mulai 9%, 12%, terus…terus…, saya mulai kebakaran jenggot!! Ada apa ini?
Tergerak untuk buka2 manual consultant, map sakti (sekarang d’Map), ebook training. Lho…ternyata begitu! Lah… ternyata begono…! Wah, harusnya begini toh…. Gubraks…!!
Kenapa ngga dari kemarin-kemarin!
Ngga mau sesal berkepanjangan, langsung sing-singkan lengan. Mulai promo, mulai rekrut. Tidak segampang membalikkan tangan memang. Tapi saya sudah punya gambaran, kemana saya harus melangkah, apa yg harus saya lakukan.
Ngga mau di posisi ini terlalu lama.

Go Diamond…!!