RajaKomen
Buy Muslim First di Indonesia

Buy Muslim First di Indonesia

26 Okt 2019
893x
Ditulis oleh : Gandi

Gerakan “Buy Muslim First” dari Malaysia, sepertinya akan sampai di Indonesia. Di Malaysia, gerakan ini berhasil membuat perekonomian lebih baik, dari harga-harga yang tinggi jadi lebih murah. Kartel-kartel distributor menurunkan harga agar dibeli oleh pembeli muslim.

Gerakan “Buy Muslim First” di Indonesia akan lebih hebat lagi, karena jumlah penduduk muslim di Indonesia lebih banyak daripada di Malayasia. Gerakan seperti ini akan membantu perekonomian sesame muslim. Gerakan ini bukan artinya memboikot pengusaha non muslim, tetapi hanya karena membantu sesame muslim.

Gerakan boikot berbeda dengan gerakan membeli. Gerakan membeli dari pengusaha muslim membantu program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan, karena kemiskinan di Indonesia paling banyak dimiliki oleh umat Islam. Sehingga gerakan “Buy Muslim First” sangat membantu pemerataan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Saat ini di Indonesia, hampir semua produk dari import atau dikuasai oleh etnis tertentu. Daftar pengusaha terkaya saja, dikuasai oleh etnis tionghoa, mungkin hanya 1-2 orang yang masuk pengusaha terkaya Indonesia.

Gerakan “Buy Muslim First” Indonesia, bisa saja diartikan: untuk membeli produk-produk buatan Indonesia, karena produk import yang membanjiri semua jenis produk. Dari jenis produk mainan, kosmetik, sepatu, pakaian, hampir semuanya import.

Ayo kita suarakan dan sebarkan gerakan “Buy Muslim First” Indonesia, kita membeli kebutuhan sehari-hari dari toko tetangga dahulu sebelum ke mini market. Gerakan ini harus disuarakan oleh semua kalangan dari pemuda pemudi, para ulama, pejabat pemerintah dan semua orang yang merasa merasa ingin mensejahterakan umat Islam.

Pasti banyak orang, pendukung pluralisme, sangat tidak setuju, mereka ingin bebas melakukan perdagangan, padahal mereka tidak sadar, pengusaha besar yang import dan memproduksi besar-besaran, telah menjadi pengusaha terkaya di Indonesia, bisa jadi di dunia.

Gerakan ini membantu pemerintah untuk pemerataan kesejahteraan di kalangan rakyat, uang tidak berputar ke pengusaha besar, tetapi uang mengalir secara melebar ke banyak kalangan.

Mari kita sukseskan Gerakan “Buy Muslim First” di Indonesia, mendukung produksi dalam negeri, dan mensejahterakan rakyat kecil.

Baca Juga:
Pertamina Akan Bangkrut Rekanan Belum Dibayar Sejak Agustus 2021

Pertamina Akan Bangkrut Rekanan Belum Dibayar Sejak Agustus 2021

Politik      

16 Feb 2022 | 393


Restrukturisasi dan perombakan komposisi di tubuh PT Pertamina (Persero) rupanya belum membawa angin segar bagi perusahaan pelat merah tersebut. ...

Fakta Luar Biasa dari Daun Sukun Bagi Kesehatan Tubuh

Fakta Luar Biasa dari Daun Sukun Bagi Kesehatan Tubuh

Obat Herbal      

27 Jul 2020 | 642


Penyakit jantung merupakan suatu kondisi di mana organ jantung mengalami gangguan dan bentuk gangguan itu sendiri bisa bermacam-macam. Ada yang berupa gangguan pada pembuluh darah jantung, ...

Fitur Terbaru Aplikasi Whatsapp: Video Call Bisa Lebih Dari 8 Orang Maksimal 50 Orang

Fitur Terbaru Aplikasi Whatsapp: Video Call Bisa Lebih Dari 8 Orang Maksimal 50 Orang

Gadget      

26 Agu 2020 | 698


Untuk peningkatan kualitas dalam berkomunikasi di era globalisasi ini, kini Whatsapp  menciptakan fitur baru dalam video call. Fitur tersebut memberikan kemudahan berkomunikasi  ...

Buy Muslim First di Indonesia

Buy Muslim First di Indonesia

Tips      

26 Okt 2019 | 893


Gerakan “Buy Muslim First” dari Malaysia, sepertinya akan sampai di Indonesia. Di Malaysia, gerakan ini berhasil membuat perekonomian lebih baik, dari harga-harga yang tinggi ...

Wisata Mainstream Yogyakarta

Wisata Mainstream Yogyakarta

Pariwisata      

26 Nov 2018 | 1497


Yogyakarta, kota dengan pesona alam wisata hingga jajanan kulinernya dapat membuat anda betah untuk menghabiskan waktu di kota ini. Kota ini banyak menyimpan keindahan alam serta kebudayaan ...

Penyebaran Virus Korona di Indonesia dan Penanggulangannya

Penyebaran Virus Korona di Indonesia dan Penanggulangannya

Tips      

11 Maret 2020 | 838


Virus korona, virus yang sudah terpapar di 120 negara di dunia hingga hari ini. Di Indonesia kemarin disebutkan bahwa orang yang terkena virus ini sejumlah 27 orang. Hari ini ternyata ...

Copyright © CeritaBijak.com 2018 - All rights reserved