RajaKomen
Makna dan Filosofi dari Sajian Nasi Tumpeng

Makna dan Filosofi dari Sajian Nasi Tumpeng

10 Maret 2020
1482x
Ditulis oleh : Gandi

Pasti tahu dan kenal dong dengan yang namanya nasi tumpeng. Tumpeng atau disebut juga dengan sebutan buceng merupakan olahan nasi yang bentuknya kerucut menyerupai gunung lengkap dengan sajian lauk pauk di sekelilingnya. Tumpeng atau buceng di dalam budaya Jawa biasanya dapat ditemui sebagai sesaji atau sajian utama pada berbagai acara syukuran, kenduri maupun selamatan serta upacara-upacara tertentu seperti peringatan satu suro. Di dalam penyajiannya pun bervariasi dan nasi yang digunakan bisa berupa nasi putih biasa, nasi kuning, nasi gurih ataupun nasi ketan. Tetapi secara umum, sajian nasi tumpeng ini diidentikkan dengan olahan nasi kuning yang berbentuk kerucut dengan nasi putih di atasnya kemudian disajikan di atas tampah yaitu wadah berbentuk bundar yang terbuat dari anyaman bambu dan dialasi daun pisang. 

Menurut sejarahnya, nasi tumpeng ini dibuat sebagai salah satu cara untuk memuliakan gunung yang dianggap sebagi tempat bersemayamnya para hyang atau arwah para leluhur. Di mana saat itu, masyarakat dipengaruhi budaya Hindu sehingga nasi tumpeng dibentuk kerucut untuk meniru bentuk gunung suci Mahameru sebagai tempat bersemayamnya dewa-dewi. Dan pada saat Islam masuk ke Nusantara, nasi tumpeng ini diadopsi serta dikaitkan dengan filosofi Islam Jawa. Dalam bahasa Jawa, tumpeng adalah akronim dari "yen metu kudu sing mempeng" yang memiliki arti bahwa kalau keluar harus sungguh-sungguh. Sementara buceng itu sendiri adalah singkatan dari "nyebuto sing kenceng" (giat berdoa dan ingat kepada Yang Maha Kuasa). 

Adapun cerita dari para sesepuh bahwa tumpeng dan buceng ini adalah sajian dalam tradisi orang Jawa yang penuh dengan berbagai kandungan moral serta filosofi hidup. Karena pada setiap bagian dari pirantinya tersebut mempunyai makna sebagai perwujudan rasa syukur dan ungkapan terima kasih kepada Sang Pencipta. Terkandung makna yang sangat mendalam dari sajian tumpeng yang menunjukkan bahwa di dalam tradisi nenek moyang kita sangat tinggi. Di balik sajian nasi tumpeng serta tujuh macam lauk pauknya, angka 7 di dalam bahasa Jawa memiliki makna sebagai pitulungan atau pertolongan.

1.Nasi kerucut

Bentuk nasi yang kerucut memiliki makna sebagai simbol agar selalu berserah diri kepada Tuhan dan menaruh harapan agar selalu hidup sejahtera. Sedangkan warna kuning melambangkan rasa kekhusyukan.

2.Ayam ingkung 

Ayam dimasak utuh ingkung serta diberi bumbu kuning dan kaldu santan yang kental sebagai simbol bahwa menyembah Tuhan dengan khusyuk atau manekung dan dengan hati yang tenang atau wening maka akan dapat mencapai diri menjadi seseorang yang sabar serta dapat mengendalikan diri. Pada prosesi penyembelihannya pun, dengan memilih ayam jago sebagai makna menghindari sifat buruk ayam jago seperti sombong, congkak, bila berbicara selalu meyela dan merasa tahu/ benar sendiri (berkokok), tidak setia serta tidak perhatian terhadap anak istri.

3.Ikan lele

Dahulu ikan lele disertakan pada sajian nasi tumpeng yang bermakna ketabahan, keuletan dalam hidup serta sanggup hidup dalam situasi ekonomi yang paling bawah sekalipun. Ikan lele memiliki karakter tahan hidup di air yang tidak mengalir dan di dasar sungai.

4.Ikan teri

Umumnya ikan teri ini digoreng dengan tepung maupun tanpa tepung. Ikan teri hidup di laut dan selalu bergerombol sehingga memberikan makna kebersamaan dan kerukunan. Selain itu, ikan teri ini menjadi simbol ketabahan, keuletan dalam hidup serta sanggup hidup dalam situasi ekonomi paling bawah sekalipun.

5.Telur rebus

Sajian pelengkap lainnya yaitu telur rebus utuh sebagai simbol bila manusia diciptakan dengan fitrah yang sama, yang membedakannya hanyalah ketakwaan dan tingkah lakunya. Dalam piwulang jawa mengajarkan tata, titi, titis dan tatas. Yang berarti etos kerja yang baik adalah kerja yang terencana, teliti, tepat perhitungan serta diselesaikan dengan tuntas.

6.Sayur urap

Sayur urap ini terdiri dari kangkung, bayam, kacang panjang, tauge, kluwih dengan bumbu sambal parutan kelapa.Simbol-simbol penting dari sayuran ini adalah :

  • kangkung berarti jinangkung (melindungi).
  • Bayam berarti ayem tentrem.
  • Taoge yang berarti tumbuh.
  • Kacang panjang yang berarti pemikiran jauh ke depan.
  • Bwang merah berarti mempertimbangkan segala sesuatu dengan matang baik buruknya.
  • Cabe merah pada ujung tumpeng sebagai simbol api yang memberikan penerangan atau tauladan yang bermanfaat bagi orang lain.
  • Kluwih berarti linuwih atau mempunyai kelebihan dibanding lainnya.
  • Bumbu urap berarti urip atau hidup atau mampu menghidupi keluarga.

7.Sambal goreng

Biasnaya terbuat dari tahu, tempe, kentang serta sambel goreng tumis dengan bumbu. Bahan-bhaan yang diiris menjadi potongan kecil bermakna gotong royong serta guyup rukun dalam bermasyarakat.

Ternyata dalam sajian nasi tumpeng mengandung makana yang sangat dalam. Dan filosofi yang terkandung di dalam nasi tumpeng tersebut agar dapat menjadi pedoman kita dalam menjalani hidup. Jadi dapat disimpulkan bahwa adanya nasi tumpeng pada acara-acara tertentu menyiratkan harapan yang baik. Namun terkadang kini untuk membuat nasi tumpeng sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama dan bahkan mungkin dapat menyita waktu bila anda memiliki kesibukan yang lain. Tetapi anda tidak perlu khawatir lagi karena kini telah ada nasi tumpeng Jakarta Selatan yang merupakan jasa catering yang menyediakan nasi tumpeng yang telah banyak divariasikan. Berpenampilan lebih modern sehingga cocok untuk berbagai acara seperti harui ulang tahun, perayaan kemerdekaan, hari pernikahan, acara rapat dan lain sebagainya. Anda cukup memesan nasi tumpeng di Royal Tumpeng sehingga acara yang anda selenggarakan lebih menyenangkan.

Baca Juga:
Peluang Bisnis Reseller Baju Muslim Anak

Peluang Bisnis Reseller Baju Muslim Anak

Fashion      

21 Jan 2019 | 1154


Mencari peluang bisnis dengan potensi yang cukup besar? Bila ingin mewujudkan untuk memiliki bisnis akan tetapi memiliki berbagai keterbatasan. Apakah itu modal, tempat maupun waktu maka ...

Hindari 7 Cara Pengaplikasian Exfoliating Toner Ini

Hindari 7 Cara Pengaplikasian Exfoliating Toner Ini

Kecantikan      

18 Mei 2020 | 858


Di tengah maraknya brand make up Korea, muncullah banyak ragam varian exfoliating toner dengan berbagai kemasan dan kadar exfoliate berbeda-beda. Toner jenis ini termasuk ke dalam skincare ...

 Tablet Raksasa dengan Ukuran 98 Inch Produk terbaru dari ViewSonic

Tablet Raksasa dengan Ukuran 98 Inch Produk terbaru dari ViewSonic

Gadget      

19 Jun 2020 | 781


Dikutif dari Tech radar, Viewsonic merilis produk yang boleh terbilang unik yakni sebuah tablet dengan layar sentuh berukuran 98 inc. Nama produk tersebut adalah ViewSonic IFP9850 di mana ...

Obat Asam Urat Alami

Obat Asam Urat Alami

Obat Herbal      

11 Feb 2019 | 1390


Penyakit asam urat merupakan penyakit arthritis yang dapat menyebabkan kemerahan, pembengkakan serta rasa sakit yang datang secara tiba-tiba pada sendi seluruh tubuh. Biasanya penyakit ini ...

Cara Ampuh Menjaga Kelembaban Kulit Saat Puasa

Cara Ampuh Menjaga Kelembaban Kulit Saat Puasa

Tips      

9 Jun 2020 | 888


Saat puasa pastinya tubuh akan kekurangan cairan karena kurangnya asupan air putih maupun makanan yang dikonsumsi. Salah satu yang paling terkena dampaknya tentu saja kulit tubuh. Kulit ...

Tertarik dengan Kuliner Olahan Tepung Kanji dari Tanah Pasundan?

Tertarik dengan Kuliner Olahan Tepung Kanji dari Tanah Pasundan?

Kuliner      

1 Feb 2020 | 1131


Cireng! Ini adalah salah satu makanan yang menjadi primadona di kalangan para pecinta gorengan khususnya di Tanah Pasundan. Siapa yang tidak tahu makanan dengan nama panjang ‘aci ...

Copyright © CeritaBijak.com 2018 - All rights reserved